“Keluarga adalah lembaga sosial dasar dari mana semua lembaga atau pranata sosial lainnya berkembang. Di masyarakat mana pun di dunia, keluarga merupakan kebutuhan manusia yang universal dan menjadi pusat terpenting dari kegiatan dalam kehidupan individu” (Narwoko dan Suyanto, 2004, p. 14).
Fungsi Keluarga
fungsi-fungsi keluarga yang berhubungan dengan sistem sosial yang luas adalah sebagai berikut:
1. Fungsi biologis
Pada umumnya masyarakat mengatakan bahwa perkawinan tanpa menghasilkan anak merupakan suatu kemalangan karena dapat menimbulkan hal-hal yang negatif. Bahkan ada yang berpendapat bahwa semakin banyak anak semakin banyak mendapatkan rezeki, terutama hal ini dianut oleh orang-orang Cina dan dihubungkan dengan keagamaan, karena semakin banyak anak semakin banyak yang memuja arwah nenek moyangnya.
fungsi reproduksi ini merupakan hakikat untuk kelangsungan hidup manusia dan sebagai dasar kehidupan sosial manusia dan bukan hanya sekadar kebutuhan biologis saja. Fungsi ini didasarkan atas pertimbangan-pertimbangan
sosial, misalnya dapat melanjutkan keturunan, dapat mewariskan harta kekayaan, serta pemeliharaan pada hari tuanya.
2. Fungsi sosialisasi
Dalam keluarga, anak-anak mendapatkan segi-segi utama dari kepribadiannya, tingkah lakunya, tingkah pekertinya, sikapnya, dan reaksi emosionalnya. Karena itulah keluarga merupakan perantara antara masyarakat luas dan individu. Perlu diketahui bahwa kepribadian seseorang itu diletakkan pada waktu yang sangat muda dan yang berpengaruh besar sekali terhadap kepribadian seseorang adalah keluarga, khususnya seorang ibu.
Pertama kali anak mengenal akan aturan, norma, dan tata nilai adalah di dalam keluarga. Bagaimana si anak mengetahui peran dan statusnya di masyarakat, keluargalah yang mengajarinya. Hal ini diajarkan oleh keluarga kepada anak agar anak dapat memainkan peran dan statusnya dengan benar di dalam masyarakat.
3. Fungsi Ekonomi
keluarga bertindak sebagai unit yang terkoordinir dalam produksi ekonomi. Ini dapat menimbulkan adanya industri-industri rumah dimana semua anggota keluarga terlibat di dalam kegiatan pekerjaan atau mata pencaharian yang sama. Dengan adanya fungsi ekonomi maka hubungan di antara anggota keluarga bukan hanya sekadar hubungan yang dilandasi kepentingan untuk melanjutkan keturunan,akan tetapi juga memandang keluarga sebagai sistem hubungan kerja.
4. Fungsi pendidikan
Keluarga mempunyai fungsi untuk mendidik anak-anak sebelum masuk sekolah secara formal. Contoh mendidik anak dalam keluarga adalah seperti makan memakai tangan kanan,kalau bersalaman juga memakai tangan kanan,lalu kalau berbicara harus sopan dan hal-hal lainnya yang positif. Setelah cukup umur,barulah kita menyekolahkan anak untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.
5. Fungsi Proteksi
Fungsi ini adalah melindungi seluruh anggota keluarga dari berbagai bahaya yang dialami oleh suatu keluarga. Keluarga juga sebagai lembaga yang memberikan perlindungan bagi anggota keluarganya, sehingga akan menimbulkan rasa aman dan tentram. Dengan adanya negara, maka fungsi ini banyak diambil alih oleh instansi negara.
6. Fungsi Afeksi
Keluarga memberikan cinta dan kasih, dalam arti bahwa di dalam keluarga ada rasa kasih sayang dan cinta kasih antar sesama anggota keluarga. Sehingga terdapat ikatan batin yang kuat di dalam keluarga. Karena pada dasarnya dalam kehidupan manusia, tidak hanya kebutuhan lahiriah saja yang harus dipenuhi tetapi kebutuhan rohani juga sangat penting karena akan berpengaruh pada perilaku.
7. Fungsi Religius
Selain mendapatkan pendidikan di sekolah,anak juga harus di ajarkan agama oleh keuarganya. Keluarga mempunyai fungsi untuk meletakkan dan menanamkan dasar-dasar agama bagi anak dan anggota keluarga. Tujuannya agar dia menjadi anak yang baik,berbakti kepada orang tua sesuai dengan agama yang di anutnya.
Nama : A. Helmy Bagja Pangestu
NPM : 10110385
Kelas : 1 KA 13
Selasa, 30 November 2010
Minggu, 31 Oktober 2010
Menu Layanan ILab Universitas Gunadarma
ILab adalah praktikum mandiri. Praktikan mengerjakan praktikum secara mandiri, tidak ada asisten praktikum seperti di laboratorium reguler lainnya yang biasanya diminta membantu para praktikan jika ada kesulitan. Semua perintah, langkah-langkah pengerjaan praktikum, dan permintaan jawaban atas suatu persoalan yang berkaitan dengan praktikumnya, dapat dilakukan melalui terminalnya masing-masing.
Menu-menu Layanan ILab :
1.ILab,terdiri dari
- Pengenalan ILab,adalah salah satu menu dari ILab untuk mengenalkan apa itu ILab dan apa fungsinya.
- Tata tertib,terdiri dari 4 katagori.
1. tata tertib memasuki ruangan Ilab:
* Praktikan masuk melewati tangga yang berada di samping belakang pendopo (tidak boleh masuk dari pintu utama)
* Praktikan menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan.
* Sebelum masuk, praktikan melihat jadwal dan posisi duduk dari TV yang berada di ruang tunggu.
* Pintu masuk ILab akan dibuka setiap 15 menit sebelum praktikum dimulai.
* Bagi Praktikan yang akan mengurus administrasi (surat keterangan / memo ), diharapkan menunggu 10 menit setelah praktikum dimulai.
* Setelah 10 menit bagi praktikan yang ingin mengurus surat keterangan / memo dapat menuju front office.
* Praktikan menunggu di ruang tunggu yang telah disediakan.
* Sebelum masuk, praktikan melihat jadwal dan posisi duduk dari TV yang berada di ruang tunggu.
* Pintu masuk ILab akan dibuka setiap 15 menit sebelum praktikum dimulai.
* Bagi Praktikan yang akan mengurus administrasi (surat keterangan / memo ), diharapkan menunggu 10 menit setelah praktikum dimulai.
* Setelah 10 menit bagi praktikan yang ingin mengurus surat keterangan / memo dapat menuju front office.
2. tata tertib berpakaian :
Berpakaian sopan dan rapi
Pria :
· Pakaian atas : Baju kemeja berkerah
· Pakaian bawah : Celana panjang bukan dari bahan jeans & sepatu tertutup
· Bagian bawah baju kemeja dimasukkan ke dalam celana panjang.
Wanita :
· Pakaian atas : Baju kemeja berkerah
· Pakaian bawah : Rok bukan dari bahan jeans & sepatu tertutup
· Bagian bawah baju kemeja dimasukkan ke dalam rok.
3. Prosedural keikutsertaan praktikum
* Terdaftar dan aktif sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma.
* Memiliki identitas sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma (KTM dan KRS).
* Memiliki account studentsite.
* Memiliki identitas sebagai mahasiswa Universitas Gunadarma (KTM dan KRS).
* Memiliki account studentsite.
2. Praktikum,terdiri dari
- Turtorial praktikum, yang menjelaskan bagaimana cara-cara pada saat praktikum di Ilab. Cara-carnya terbagi menjadi 7 yaitu Pra praktikum, Login, Pretest, Lab activity, Post test, Ubah jadwal, dan Logout
- Modul , modul menjelaskan materi-materi untuk diujikan saat Ilab . Modul terbagi menjadi 4 yaitu LAB SI, LAB AKUNTANSI, dan LAB MANAJEMEN.
3. Administrasi,terdiri dari
- Download jadwal, untuk mengetahui jadwal-jadwal kapan kita ada Ilab dan untuk mengetahui terminal nomor berapa pada saat mengikuti ilab
- Sistem penjadwalan Praktikum, untuk mengetahui cara-cara penjadwalan Ilab. menu ini berisi tentang Tata tertib penjadwalan, Sistem penjadwalan, praktikum pengganti, sesi praktikum dan keterlambatan
4. Pendaftaran ILab,terdiri dari
- Prosedur praktikum untuk kelas 1,untuk mengetahui syarat-syarat agar bias masuk dan praktek di ILab
- Registrasi kelas 1,menu ini untuk registrasi atau pendaftaran di ILab. Dari sini,anda bisa membuat account untuk log in ketika praktik sudah di mulai
- Cetak kartu praktikum,di menu ini anda bisa meng-unduh file dalam type pdf. File tersebut berisikan kartu ILab yang sudah ada foto anda sendiri sebagai tanda pengenal ketika anda masuk ILab.
Kelebihan dan kekurangan :
- Kelebihan dari layanan ini adalah kita bisa mengetahui tata tertib memasuki ILab dan cara registrasi untuk masuk ke ILab. Kita juga bisa meng-unduh kartu ILab dan mencetaknya.
- Kekurangan dari layanan ini adalah kadang-kadang kita tidak bisa meng-upload foto untuk kartu ILab. Atau bisa meng-upload tapi fotonya tidak muncul di layar.
Nama : A.Helmy Bagja .P
NPM : 10110385
Kelas : 1KA13
Langganan:
Postingan (Atom)